Changmin pov.
Aku segera membanting tubuhku ke ranjang. Ku pandangi foto2 panas yang benar2 jae hyung ada disana. Aku benar2 tidak mengerti. Apa yg dilakukan jae hyung sekarang? Rasa sedih,kesal,kecewa,marah berkecamuk dalam dadaku. "hhh...jae hyung apa yg terjadi padamu?!" teriakku memenuhi penjuru apartmenku.
DING DONG bel berbunyi.
"kyaaa~ minnie!" teriak junsu hyung begitu ku bukakan pintu.
"aduh dolphin, berat!" ucapku waktu jusu memelukku.
"minniee~ aku disuru chunnie kemari. Untuk membicarakan masalah..."
"jae hyung?" sambungku.
"benar." junsu mengangguk. Segera ku suruh junsu masuk. Dan kuambilkan. Minuman kaleng untuknya.
"min, maaf ya. Apa kau masih menyukai jae hyung?" tanyanya lugu. Tapi bagiku bagaikan pertanyaan polisi yg mengintrogasiku.
"hmm..."
"hei! Jawab dong.." junsu memanyunkan bibirnya.
"tentu"
"yunho hyung tau? Apa hub mu dgnnya buruk?"
"tidak, yunhohyung tidak tahu. Hubganku dgnnya baik2 saja." jelasku.
"jaehyung, kenapa menjadi begini?" junsu terlihat sedih.
---
jaejoong berjalan menyusuri trotoar menuju apartmennya yg sederhana. Langkah kakinya pelan. Hawa dingin udara malam terasa menusuk tulang.
Airmata jatuh deras. Tubuhnya bergetar kencang. Lengannya yg rapuh mendekap erat sebuah pamflet yang ia dapatkan di dinding jalanan. Pamflet yang jelas terdapat gambar orang yang ia rindukan selama ini.
-FLASHBACK-
"ini bayaranmu, pulanglah." seru sang atasan pada jae. Jaejoong melangkahkan kaki dari kamar hotel. Setelah ia melayani nafsu sex gila atasannya itu. Perlahan ia berjalan. Rasa sakit di pantatnya menyiksanya. Begitu keluar dari hotel. Ia melihat mobil mercy hitam berhenti di depan pintu hotel. Jaejoong hanya menunduk dan mempercepat langkahnya.
Dan segera menghilang. Di batinnya, ia berpikir. Jika saja ia memiliki mobil sebagus tadi.
Seorang pria gagah turun dari mobil mercy hitam tadi.
"silahkan masuk, tuan jung yunho." ucap managernya. Dan mereka pun masuk kedalam hotel.
"aroma ini... Seperti...jaejoong. Entah kenapa, aku merasakan jaejoong ada disini" batin yunho
Dan segera menghilangkan pikiran yg mengusik ketenangannya.
Jaejoong terhenti ketika ia disodorkan sebuah pamflet. Dan...
'UKNOW YUNHO LIVE IN CONCERT. @taipei,taiwan...'
jantung jaejoong terhenti seketika.
END OFFLASHBACK
rasa rindu,iri,sedih,sesal. Menghiasi pikirannya.
Airmata pun menetes. Ia rindu... Ia ingin merengkuh dan bertemu yunho. Tapi... Ia tak berani! Ia malu! Malu karena jaejoong yg dulu telah berubah. Jaejoong yg hanya pelacur. Jaejoong yg hina dan segalanya yg benar2 membuat.a malu. Melihat yunho begitu sukses. Sementara ia...MELACUR! Hanya itu yg dapat ia kerjakan. Tangisan membuatnya kalut.
--
Jae pov
"yatuhan! Kenapa...aku begini..?" teriakku. Aku pun tersungkur ke tanah.
Seketika. Aku mengingat masa2 kejayaanku. Masa2 bersama TVXQ.
Aku yg begitu di hormati dan cintai. Menjadi begini hina...
Airmata tak kunjung henti. Tubuhku semakin lemah dan lemas..
---
Yunho Pov
akh... Jalan kaki malam2 begini enak mungkin ya? Siapa tau aku bsa cari info ttg jae. Hhh... Jae..kau dimana? Aku rindu setengah mati padamu! Begitu aku menyusuri jalan. Aku melihat. Seorang pria dengan mantel putihnya terduduk di trotoar. Sambil menangis dan baru saja berteriak mempertanyakan nasibnya pada tuhan. Ku perhatikan ia sdang memeluk pamfletku. Kuhampiri dia dan...
"hei, kau kenapa? Jangan menangis disini. Dimana rumahmu biar kuantar."
---
"hei, kau kenapa? Jangan menangis disini. Dimana rumhmu biar kuantar."
DEG! Suara itu...
Jaejoong terkesiap ketika pria itu mencengkram dagu jae dan mendongakan wajahnya Seketika. Mereka berdua mematung.
---
JAE POV
"jaejoong..." kaget yunho menatapku tajam.
Aku bingung bukan main. Yunho! Ada dihadapanku sekarang! Aku tidak tahu lagi! Yang jelas. Aku segera bangkit. LARI ! Itu yg ada dibenakku.
Aku segera memutar badanku dan berlari ke arah apartmentku yg memang sudah dekat. Tapi... Yunho mengejarku. Aku mempercepat lariku. Walau rasa sakit menjalari tubuhku. Aku tak peduli! Aku tak ingin yunho mendapati keadanku seperti ini. Aku berlari seperti dikejar setan.namun, yunho tetap mengejar sampai aku menyusuri tangga apartmen. Dan membuka pintu. Ketika aku hendak menguncinya. TERLAMBAT. Yunho sudah berhasil masuk kedalam apartmenku. Dan segera ia tarik tubuhku ke pelukannya.
Hansei's Ground-Secret-Journal
Is a secret Diareality
Selasa, 25 Mei 2010
FF/YUNJAE/IF TVXQ BREAK/NC?
Yunho pov
"yak, geser sedikit. Tahan.sip" JEPRET
"Jung yunho, sekali lagi."JEPRET
fotograferku itu menyudahi kesibukannya. Memotretku untuk peluncuran album baruku nanti.
Setahun sudah aku melepas diriku dari grup band yang membesarkan namaku. TVXQ.
Setahun sudah aku menikmati solo karirku. Yang terkadang aku masih bertanya. Bagaimana keadaan rekan2ku setelah TVXQ BUBAR setahun lalu?. Aku memang sering mndptkan info. Yoochun sibuk dengan aktivitasnya menjadi komposer. Junsu dengan menyanyinya. Aku dengan danceku. Dan changmin dengan serial2nya yg sering kulihat di tv. Tapi, satu. Pasangan coupleku. Jaejoong. Aku tak pernah dengar kabar tentangnya. Terakhir, sekitar lima bulan lalu. Ku dengar ia pindah ke taiwan. Entah kenapa. Tapi, dia lah satu2nya rekan TVXQku yg jauh dariku. Sementara, dengan ke 3 member yang lain aku masi bertemu. Walau jarang. Yg penting komunikasi dengan mereka baik. Tapi jaejoong... Hilang entah kemana...
"aishh...kenapa aku memikirkan ini lagi?" gerutuku. Aku menyetir mobilku perlahan menuju apartmen.
---
jae pov
jam 11.30. taipei, taiwan.
"hari ini ada pengambilan gambar. Jadi kau haris tampak segar dan seksi." bisik fotograferku itu.
Aku mengangguk pelan.
Setahun sudah aku menjalani kehidupan dengan kesulian. Kau tahu? Setelah bisnisku hancur. Dan TVXQ bubar. Aku tak mampu membiayai hidupku di korea. Jadi ku putuskan untuk ikut dengan temanku ke taiwan.
Apa mereka (anggotaTVXQ) tahu? Bagaimana kehidupanku saat ini?
Tidak ! Jangan sampai mereka tahu. Jika mereka tahu, mungkin mereka akan jijik padaku. Jijik pada hyungnya yg mengasingkan diri bahkan merusak harga dirinya. Seorang hero jaejoong artis terkenal korea, Berakhir dengan potret2nya yg beredar di situs2 dewasa.
---
yunho pov
"besok aku ke taiwan. Ada show konser disana!" ujarku pada changmin. Aku lebih sering bertemu dengan dongsaengku ini. Karena kebetulan ia masih satu management.
"taiwan?"
"ya!" aku mengangguk.
"kalau begitu, ini kesempatan untuk mencari jae hyung!" seru changmin.
"jaejoong? Memang dia benar2 di taiwan?" aku sedikit ragu. Lagipula, untuk apa jaejoong ke taiwan?.
"kabar yang kudengar. Ia menjadi model disana. Aku sempat melacak jaringan emailnya. Dan gotcha! Kutemukan, Ia ada di taiwan." ujar changmin yang bangga akan kepintarannya.
"tapi, taiwan itu luas. Aku mau cari bagaimana? Lagipula aku cuma 3 minggu disana. Mau cari dimana?"
"aish, hyung! Kau kan bsa tanya2 sama orang sana! Mereka pasti tau tentang jaehyung kan? Masa, seorang jaejoong hyung terasingkan. Wajah secantik jae hyung...mana mungkin tidak terkenal."
"hehe...kau pintar. Ya sudah min. Aku berangkat sekarang. Doakan aku ya!" ucapku berpamitan. Changmin segera mencium tangan kananku. Dan aku berjalan menuju pesawat. Sementara changmin segera meninggalkan bandara.
---
"semoga kau beruntung hyung! Segera temukan dan bawa jaehyung pulang!" batin changmin.
Changmin merogoh saku celana.a ketika ia lihat. Email masuk.
'Kutemukan beberapa foto dari situs2 porno di taiwan.
Disitu terdapat foto jae hyung tanpa busana. Akh, tidak. Lebih parah. Foto panas!'
sender: yoochun_bangetz@ymail.com *alaybangetemailnya*.
Dan changmin bisa melihat foto2 yg dimaksud si pengirim setelah ia menekan tombol down untuk melihat terusannya. Dan changmin tercengang.
---
"lepas bajumu jae. Duduk dan buka kakimu keatas. Sandarkan kepalamu pada pria di sebelahmu." fotografer mengarahkan jaejoong. Dan JEPRET! Foto pertama berhasil ia ambil.
"berjongkok didepan selangkangannya, jae!" JEPRET!
"cumbu lehernya!" perintah fotografer itu pada jae lagi. JEPRET!
"emh, yak! Xiao lan. Tindih tubuh jae."
JEPRET!
JEPRET! JEPRET!
Suara kamera beserta sinar chaya flash menerpa mata indah jaejoong. Setelah limabelas photo berhasil didapatkan. Pemotretan pun usai. Dan tinggal menerima bayaran. Atas pekerjaan jae menjual tubuhnya di depan kamera.
-Tbc-
"yak, geser sedikit. Tahan.sip" JEPRET
"Jung yunho, sekali lagi."JEPRET
fotograferku itu menyudahi kesibukannya. Memotretku untuk peluncuran album baruku nanti.
Setahun sudah aku melepas diriku dari grup band yang membesarkan namaku. TVXQ.
Setahun sudah aku menikmati solo karirku. Yang terkadang aku masih bertanya. Bagaimana keadaan rekan2ku setelah TVXQ BUBAR setahun lalu?. Aku memang sering mndptkan info. Yoochun sibuk dengan aktivitasnya menjadi komposer. Junsu dengan menyanyinya. Aku dengan danceku. Dan changmin dengan serial2nya yg sering kulihat di tv. Tapi, satu. Pasangan coupleku. Jaejoong. Aku tak pernah dengar kabar tentangnya. Terakhir, sekitar lima bulan lalu. Ku dengar ia pindah ke taiwan. Entah kenapa. Tapi, dia lah satu2nya rekan TVXQku yg jauh dariku. Sementara, dengan ke 3 member yang lain aku masi bertemu. Walau jarang. Yg penting komunikasi dengan mereka baik. Tapi jaejoong... Hilang entah kemana...
"aishh...kenapa aku memikirkan ini lagi?" gerutuku. Aku menyetir mobilku perlahan menuju apartmen.
---
jae pov
jam 11.30. taipei, taiwan.
"hari ini ada pengambilan gambar. Jadi kau haris tampak segar dan seksi." bisik fotograferku itu.
Aku mengangguk pelan.
Setahun sudah aku menjalani kehidupan dengan kesulian. Kau tahu? Setelah bisnisku hancur. Dan TVXQ bubar. Aku tak mampu membiayai hidupku di korea. Jadi ku putuskan untuk ikut dengan temanku ke taiwan.
Apa mereka (anggotaTVXQ) tahu? Bagaimana kehidupanku saat ini?
Tidak ! Jangan sampai mereka tahu. Jika mereka tahu, mungkin mereka akan jijik padaku. Jijik pada hyungnya yg mengasingkan diri bahkan merusak harga dirinya. Seorang hero jaejoong artis terkenal korea, Berakhir dengan potret2nya yg beredar di situs2 dewasa.
---
yunho pov
"besok aku ke taiwan. Ada show konser disana!" ujarku pada changmin. Aku lebih sering bertemu dengan dongsaengku ini. Karena kebetulan ia masih satu management.
"taiwan?"
"ya!" aku mengangguk.
"kalau begitu, ini kesempatan untuk mencari jae hyung!" seru changmin.
"jaejoong? Memang dia benar2 di taiwan?" aku sedikit ragu. Lagipula, untuk apa jaejoong ke taiwan?.
"kabar yang kudengar. Ia menjadi model disana. Aku sempat melacak jaringan emailnya. Dan gotcha! Kutemukan, Ia ada di taiwan." ujar changmin yang bangga akan kepintarannya.
"tapi, taiwan itu luas. Aku mau cari bagaimana? Lagipula aku cuma 3 minggu disana. Mau cari dimana?"
"aish, hyung! Kau kan bsa tanya2 sama orang sana! Mereka pasti tau tentang jaehyung kan? Masa, seorang jaejoong hyung terasingkan. Wajah secantik jae hyung...mana mungkin tidak terkenal."
"hehe...kau pintar. Ya sudah min. Aku berangkat sekarang. Doakan aku ya!" ucapku berpamitan. Changmin segera mencium tangan kananku. Dan aku berjalan menuju pesawat. Sementara changmin segera meninggalkan bandara.
---
"semoga kau beruntung hyung! Segera temukan dan bawa jaehyung pulang!" batin changmin.
Changmin merogoh saku celana.a ketika ia lihat. Email masuk.
'Kutemukan beberapa foto dari situs2 porno di taiwan.
Disitu terdapat foto jae hyung tanpa busana. Akh, tidak. Lebih parah. Foto panas!'
sender: yoochun_bangetz@ymail.com *alaybangetemailnya*.
Dan changmin bisa melihat foto2 yg dimaksud si pengirim setelah ia menekan tombol down untuk melihat terusannya. Dan changmin tercengang.
---
"lepas bajumu jae. Duduk dan buka kakimu keatas. Sandarkan kepalamu pada pria di sebelahmu." fotografer mengarahkan jaejoong. Dan JEPRET! Foto pertama berhasil ia ambil.
"berjongkok didepan selangkangannya, jae!" JEPRET!
"cumbu lehernya!" perintah fotografer itu pada jae lagi. JEPRET!
"emh, yak! Xiao lan. Tindih tubuh jae."
JEPRET!
JEPRET! JEPRET!
Suara kamera beserta sinar chaya flash menerpa mata indah jaejoong. Setelah limabelas photo berhasil didapatkan. Pemotretan pun usai. Dan tinggal menerima bayaran. Atas pekerjaan jae menjual tubuhnya di depan kamera.
-Tbc-
Langganan:
Postingan (Atom)