Hansei's Ground-Secret-Journal

Is a secret Diareality

Jumat, 04 November 2011

Senin, 26 September 2011

What the heck lah...

WUUUUUUSSSSSSSSSHHHHHH tereteng teng teng teng teng teng teng teng tereteng.....
kesana kemari membawa alamat DENG DENG *kaco* suara pembuka

pembaca sekalian yang saya hormati...

AKU GAK BISA LIAT TAKUMI-KUN 5 dimanapunnnnn!!!!

aku cari di berbagai link dan alamta web.. but i couldnt find ittttt *nangis setandon*

padahal, aku sungguh sungguh sungguh sungguhh.. mau liat watanabe daisuke ku tercintaaaaaaa.....



ya teman teman, aku ini ngerasa kalo aku dan dai-chan udah cocok satu sama lain *digampar mao*



yah, mungkin aku akan dikritisi oleh para fansnya dai dan beberapa rekan kerja mao-kunn yang merupakan Mantannya setelah posisinya diganti olehku... hahahhaha *ketawa setan..

SOOOOO? urusan mereka sama hidup gua apa?? *ditampol

intinya gua wanita perkasa.






jahahhaha ngacooooo

Minggu, 25 September 2011

percaya atau tidak percaya, percaya saja



ini dan ini



jadi, sabtu kemarin aku pergi main main sama anak anak yang itu *???* pokoknya kelompok dirahasiakan* sebelumnya, marilah kita cerita cerita dulu.

jadi kita itu hiking. emang gak seperti hiking yang kalian bayangkan manjat tebing dewa *??* dan berguling di lumpur cinta *??* lalu masuk kedalam lumpur hisap, bertemu buaya, lalu ular cobra sampai terbawa arus ke jurang kematian *itu hiking atau kesasar di amazon??* iyah, jadi.. aku emang bahagia gumbira dan berbahagia *dua kali*

iya jadi perjalannannya itu adalah sekitar 7 kilo bayangkan sodara sodara, 7 KILO hahaha.. kita disajikan oleh pemandangan luar biasa mengalahkan tim pesepakbola italia, dan udara yang segar sesegar relaxa? *???

walopun sedikit kecewa karena air curugnya gak seberseih di poto tiket ^^

tapi lumayan lah buat take a picture there..

Selasa, 23 Agustus 2011

It's my new session

*gasped loudly* aiiihhh sodara sodara..
lama tak berkumandang *adzan?* apa kabar pemirsa sekalian hadirin kontes dangdut yang saya hormati??? *tambah ngaco..


Saya disini ingin mengutaarakan perasaan saya yang sedang G-A-L-A-U

GAk LAkU.

aaaahhh.. aku bete sama cowo itu!!! bunuh!! bakarr!!*lho????*



euuuhhh si ganteng Daisuke



bikin napsu aja... halah suram...


pokoknya sayah gak tau ngomong apa.
yang jelas ini petanda bahwa saya combek ke dunia persilatan indonesia *tambah gila*


ya gitu lah...

Sabtu, 02 Juli 2011

Unzip your pant / yunjae/fanfic/2s

UNZIP YOUR PANT!
cast : Jung Yunho, Kim jaejoong
Genre " smut
lenght : 2 s


Theres was a couple walking out from the pub.


They were cuddling each other.

They are so damn hot guy.

One of them, called Jung Yunho. The most handsome, hot, manly bartender. And the beautifull hot guy one, called kim jaejoong the prettiest waiter in that pub.



"jaejoong-ah..." yunho whisper

"your place?huh?"

"okay, lets go babe, i cant hold any longer..."

they walked passed the street.

---

"ahhh...yunho not that hard please..." jaejoong keep moaning.

Yunho suck jaejoong neck while his hand stroking jaejoong bangs.



jaejoong pressed his body against yunho. they were closing them eyes.. enjoying the sensation from each other.



"aaahhhh-yunho-ah..." jaejoong rubbed yunho waist to his zipper pant.

"wait, baby joongie..dont to early.." yunho plead jaejoong to unzip his pant.

"but-"

"no but." and yunho kiss him.

'yun ahhh... i cant hold it... yunho please f*uck me hard yunh...." jaejoong moan.

"not now boo jae...' yunho smirked.

"yaah1!!" jaejoong whined.

he place his arm and wrapped yunho neck with his palm.



Yunho suck jaejoong lips and unbutoned his clothes.



"yunhoo-ahh its not fair.." jaejoong pout.

"why?"

"you could see mine. but i can't see yours!!!" jaejoong grumbled.

"okay okay you can.. boo. then strip me" yunho said while rubing his wife skin,

"hehehhehe yunho is good boy" jaejoong smile.

jaejoong slowly touch yunho lower part and press it. yunho couldn't help but moan loudly.

jaejoong unzip yunho pant, while he was totaly naked.

"jae-ahhhh suck it please.." yunho demand.


TBC

Senin, 24 Januari 2011

FF/YUNJAE/IF TVXQ BREAK/PART 4

"ka...kalian siapa?" tanya jae gugup. Ia takut. 3 pria kekar berbaju hitam itu langsung menghajar wajah mulus jae.
DUAAAK !
"aaah..." jaejoong berteriak.
"bos menyuruh kami datang kesini untuk memberimu pelajaran! Karena kemarin ia dipukul oleh pacarmu!"
DAAAK! Pria pria itu menendangi punggung jaejoong.
"PELACUR SEPERTIMU TIDAKLAH PANTAS HIDUP BAHAGIA!" teriak yg lain.

"ORANG HINA!CUIH"salah satu dari mereka meludahi jae.
"MENJIJIKAN!"
"aaaaahh...." jaejoong berteriak. Jambakan di rambutnya membuat kepalanya sedikit pusing.
"hei, bosku menyuruh kami untuk merusakmu. Kau mau kami perkosa bergilir? Atau kau mau kami membiarkan pisau tajam ini memberi goresan2 indah di pipimu?" pria yg mengerikan itu mengacungkan pisau ke wajah jae.
Jae hanya menangis. Ia harap yunho segera datang.
"buka bajunya!" perintah yg lain. Jae memberontak. Sudah cukup baginya ternodai. Sudah cukup kehormatannya di lecehkan. Alhasil...
Tendangan di perut jae, sukses membuatnya ambruk ke tanah dan tak sadarkan diri.
---
ten minutes again.
YUNHO POV
aku menaiki tangga apartmen jae.
Wajahku terlihat sangat senang. Aku tak sabar membawa jae pulang. Dan membuat dongsaeng2nya turut senang.
Kubuka pelan pintu depan apartmen.
Betapa terkejutnya aku mendapati jae tergeletak tak berdaya di lantai. Bibirnya mengeluarkan darah. Memar di pipinya.
"jae! Jae! Bangun sayang! Apa yg terjadi?"
ku goncang pelan tubuh jae.
Menyadari tak ada respon aku segera menggotongnya ke mobil dan melarikannya ke rumah sakit.
---
jaejoong perlahan membuka matanya. Aku lega dapat melihat jae sadar.
Ku genggam tangannya. Dan ku tatap matanya...
Tatapan itu memancarkan ketakutan.
Jae terlihat gelisah. Seperti yang akan mati saja. Aku mencoba menenangkannya.
Ia menangis kencang.
"aku takut...yun...takut. Takut orang2 akan menghujaniku dengan hinaan...aku takut..."
"Tidak apa apa jae. Aku disini. Aku akan melindungimu."
"aku...takut...aku..."
"sssshhh...leader dongbang shin ki. Disini."
"yun..."
CUUUP! Kecupan hangat didarat yunho.
---
"jaehyung dan yunho hyung akan sampai setengah jam lagi!" ujar junsu dengan suara dolphinnya.
"aku tahu." jawab changmin.
"min... Apa yg akan kaulakan pada jae hyung? Apa kau akan menyatakan cintamu?"
"tidak."
"kenapa?"
"aku tidak mau melukai perasaan jae. Dia pasti akan jengah denganku."
"kau baik sekali min!" puji junsu.
"tentu, tidak sepertimu. Dasar pantat bebek!"
"hooohh...kutarik ucapanku tadi!" gerutu junsu
"chunie! Aku dikatai minnie!" lapor junsu pada yoochun
"sudah! Kitaharus mempersiapkan untuk menyambut yunjae couple itu!" yoochun ketus.
---
"wo men lai le!" ucap jae dan yunho berbarengan.
"halo...." yunho teriak. Jae bersembunyi di belakang punggung yunho. Ia malu.
"WELCOME BACK JAEJOONGIE! AND YUNJAE COUPLE!" teriak junsu cs. Yg langsung berlari berhambur ke arah jae dan memeluknya.
Jaejoong menangis haru.
"gomawo...mianhae aku merusak nama TVXQ karena ulahku.."
"ssshh...sudahlah hyung! Kubur saja masa suram itu. Kini hanya kesenangan!"
"iya...gomawo!" ucap jae lembut. Kini senyum manis terpatri di wajahnya, setelah setahun lamanya, Senyum itu terkubur di dalam wajah jae.
"sudah kuputuskan! Minggu depan TVXQ AKTIF !" Seru yunho
"YIAY !" seru yoosumin.
"Hana..Deul..se ! DONGBANGSHINKI HWAITING !"
-theend-
maaf jadi happy end.
--

FF/YUNJAE/IF TVXQ BREAK/PART 3

"kenapa kau lari?" yunho mengguncangkan tubuhku.
"JAE!"Bentaknya menunggu jawabanku.
"aku malu yun! Aku...malu!"
"tapi kenapa jae! Ada apa denganmu! Kenapa jadi begini jae!" yunho memelukku erat. Melepaskan segala kerinduan dalam dirinya.
"pergi!" aku dorong tubuhnya.
"kenapa jae! Aku merindukanmu! Setengah mati aku mencarimu! AKU RINDU PADAMU!"
"PEERGGIII!" Jeritku. Sorotan kekecewaan terpancar diwajahnya. Yunho pun melangkah pergi.
---
yunho pov
aku benar2 tidak mengerti apa yg terjadi. Sunggug. Melihat jaejoong jadi begitu tak terurus. Tempat tinggalnya kumuh.
Ahh... Jae! Kau kenapa?!
DRRT...DRRT...
Handphoneku bergetar.
"halo..chun?"
"ah, hyung... Apakau sudah menemukan jae?"
"su...sudah..tapi..aku tak mengerti dengan keadaan jae..ia tampak tak terawat..entah..apa kau tahu sesuatu?"
"hyung. Apa jika aku beritahu kau ttg ini... Kau akan meninggalkan jae hyung?"
"tentu tidak! Tidak akan pernah! Apa pun yg terjadi!"
"hhh...hyung... Jaehyung, melacur..."
PRAK ! Handphoneku jatuh.
---
one weekend later.
Yunho selalu mencari jaejoong. Setiap hari ia pergi ke apartmen jae. Mengetuk dan menunggu. Berharap jae membukakan pintu. Dan menerima pelukannya.
Tapi...NIHIL . Tak ada tanda2 kehidupan jae.
Yunho putus asa. Memutuskan untuk tak mendatangi apartemen jae itu lagi. Hatinya sakit.. Mengetahui bahwa jae bangkrut dan di jebak sehingga ia menjadi begini.
Ia merasa bukan leader yg baik. Ia tak mampu melindungi jaejoong.
Dan kini... Terakhir kalinya yunho menjejakan kaki di apartmen jae yg gelap.
Tok!tok!
Yunho mengetuk dan terdengar suara dari dalam.
"aaaahhh~ kumo..hon aaahhh...ja...jangan!" suara desahan yg menjadi jeritan yg yunho tahu berasal dari jaejoong.
Dan seketika, yunho menyadari pintu tak di kunci. Dan ia mendapati. Seorang pria menyetubuhi jae secara paksa.
DUAAAAAAK!
Yunho segera menghajar pria itu. Dan pria itu pun segera melarikan diri.
Terlihat jaejoong terbaring lemah tanpa busana. Menarik selimut dan menutupi tubuhnya.
Isak tangisnya terdengar jelas. Membuat hati yunho seperti tergores belati. Perlahan, yunho menghampiri jae. Merebahkan tubuhnya di samping jae. Dan memeluk hangat jae.
"jae...kau aman sekarang.." yunho mengecup puncak kepala jaejoong.
"pergilah..."jaejoong memunggungi yunho.
"aku sakit...yun...aku malu...aku hina..pergilah! Jauhi aku!"
jaejoong terisak.
"tidak mau! Aku setahun mencarimu....kemana mana! Aku hampir gila karenamu! Dan sekarang dengan mudah kau mengusirku! Tega sekali!" yunho turut terisak.
"aku tak pantas...dicari olehmu!"
"jae...aku merindukanmu. Aku ingin kau pulang denganku. Aku sangat merindukanmu..."
"yun...aku...sudah tidak suci!"
"kau memang sudah tidak suci semenjak aku menidurimu." Blush... Wajah jaejoong memerah.
"PERGI!" jaejoong mengusir.
"tidak!"
Cuuuppp yunho mengecup bibir jae lembut.
"kenapa? Kenapa kau tidak jijik denganku? Aku pelacur yun!"
"masabodoh! Aku tahu alasanmu melakukan itu!"

"semua ini karena lee soo man menjebakmu kan jae?" tanyanya.
Jaejoong masih tetap memunggunginya.
Jaejoong mengangguk lemah.
"pulanglah jae, Pulanglah denganku. Changmin, yoochun dan junsu merindukanmu. Apalagi aku."
"kau tahu? satu tahun tanpamu. Aku tersiksa. Aku tak kuat. Kemanapun aku berlari ke tempatlain. Aku tidak menemukanmu. Aku hampir putus asa. Tapi, aku yakin. Kau pasti ada di dekatku. Dan sekarang kau ku temukan." lanjut yunho.
"pergi yun... Pria kotor dan hina sepertiku tidak pantas untukmu." kata jae lirih.
"kotor? Hina? TIDAK ! Jae, kau ingat masa masa kita dulu? Senang duka kita jalani bersama. Kenangan2 indah bersama yoosumin. Kau tidak ingat mereka? Mereka sangat merindukanmu."
"aku malu...aku bahkan tidak punya harga diri. Aku...mau bicara apa aku pada yoosumin nanti?" jaejoong terisak.
"lupakan. Lupakan semua yg terjadi selama setahun ini. Biarlah kita kubur dalam2. Ingatlah kenangan2 indah TVXQ dulu. Dongsaengmu berharap kau pulang."
"tapi... Aku hanya akan menghancurkan reputasi kalian.kau akan hancur.."
"masa bodoh. Kau adalah alasanku untuk tetap berjuang di atas panggung. Aku lakukan, agar kau bisa melihat dan menemuiku. Hanya karena kau, jae!"
"jangan berkata itu!"
"aku sangat mencintaimu. Tanpamu aku sepi,jae! Aku butuh kau. Aku tak peduli. Berapa banyak pria brengsek yg telah menodaimu. Yg jelas aku mencintaimu. Dan hanya itu yg aku pertahankan selamanya...i gotta found you."
jaejoong berbalik menatap yunho. Airmata haru menetes membasahi pipinya. Jaejoong yg dulu sangat luar biasa cantik. Kini tampak tak terawat. Wajah putih bercahayanya. Kini, pucat. Terlihat gurat2 kepedihan dan sedih di wajahnya. Apalagi matanya, yg memancarkan penderitaan.
Yunho mendekap erat jae. Ia harus menerima kenyataan. Malaikatnya itu amat menderita. Di kecupnya pelan bibir jae. Dan membiarkannya tertidur dalam pelukannya.
---
sinar matahari menerobos jendela. Membangunkan dua insan yg terlelap.
09.00am.
"jae, aku pergi dulu ya. Aku janji nanti siang aku akan kemari. Menjemputmu dan kita pulang. Jadi berkemaslah. Dan jangan kemana mana." ucap yunho lembut mencium bibir jae yang masih terbaring manja diatas kasur. Berselimut menutupi tubuhnya.
"segeralah mandi, dan pakai pakaianmu." yunho mengingatkan. Karena sejak semalam hingga detik ini, jae memang belum menggunakan bajunya.
---
jaejoong terduduk di kursi di depan tv mungilnya. Ia akan meninggalkan masa2 ini. Yunho menyelamatkan dari kegelapan yg dilalui jae. Setelah berkemas. Jae menunggu yunho yg janji menjemput jae setengah jam lagi.
DRRRT...DRRRT...
Sebuah pesan masuk.
'hyung, cepat pulang. Aku merindukanmu. Tak peduli apa yg telah terjadi padamu. Aku menyayangimu. Oia, aku dapat nomermu ini dari yunho hyung. Cepat pulang! Hwaiting!, changmin'
from:0800609xxx
jaejoong tersenyum membacanya.
Ia ternyata msih diingat dan bahkan dihormati ole dongsaengnya. Yg ia pikir mereka akan jijik dan menghina jae. Tapi itu salah.
Dan Tok tok! Pintu diketuk.
Jaejoong segera berlari. Membuka pintu yg ia yakin itu pasti yunho.
Namun....
Tiga orang pria berbadan kekar masu ke apartmen jae....
-tbc-